Selasa, 03 Agustus 2010

Sistematika Pengambilan Mata Kuliah

Salam Pembangunan!!

Hai kawan-kawan IESP, para calon penentu kebijakan.. apa kabar? semoga sukses selalu :)

Keluarga Besar Himesbang Fe Unsoed mengucapkan selamat berlibur pada kawan-kawan IESP yang tengah menghabiskan masa liburannya, serta tetep semangat bagi kawan-kawan yang tengah mengikuti Semester Pendek dan selamat berjuang bagi kawan-kawan yang tengah melaksanakan bhakti nyata pengabdian masyarakat. Dan tak lupa, Keluarga Besar HImesbang Fe Unsoed juga mengucapkan selamat datang bagi kawan-kawan mahasiswa baru angkatan 2010, selamat datang di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman - Purwokerto :)

Bagi kawan-kawan yang berkepentingan, berikut daftar mata kuliah yang dapat diambil di setiap semesternya..


Sistematika Pengambilan Mata Kuliah Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP)

SEMESTER 1

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Agama

Kewarganegaraan

Jati Diri UNSOED

Matematika Ekonomi 1

Pengantar Bisnis

Pengantar Akuntansi

Pengantar Ekonomi Makro

Pengantar Ekonomi Mikro

Bahasa Inggris

UN102

UN107

UN114

EK1051

EK1020

EK1010

EK1012

EK1011

EK1060

2

2

2

3

3

3

3

3

3

Total Kredit Semester

24


SEMESTER 2

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

Matematika Ekonomi 2

Statistik Ekonomi 1

Bahasa Indonesia

Ekonomi Mikro 1

Ekonomi Makro 1

Pancasila

Aplikasi Komputer

Pengantar Manajemen

EK1052

EK2091

EK1070

EP2061

EP2081

UN101

EK1080

EK1030

3

3

2

3

3

2

2

3

9.

Demografi

EP3211

3

Total Kredit Semester

24


SEMESTER 3

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

Ekonomi Mikro 2

Ekonomi Makro 2

Statistik Ekonomi 2

Ekonomi Publik 1

Sistem Ekonomi

Ekonomi Sumber Daya Manusia

Ekonomi Pertanian 1

Pengantar Sosiologi

EP2062

EP2082

EK2092

EP2051

EP3070

EP3150

EP3111

EP1230

3

3

3

3

3

3

3

3

Total Kredit Semester

24


SEMESTER 4

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

3.

4.

5.

6.

Sejarah Pemikiran Ekonomi

Ekonomi Publik 2

Perekonomian Indonesia

Ekonomi Pembangunan 1

Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan

Pengantar Hukum Bisnis

EK1052

EK2091

EK1070

EP2061

EP2081

UN101

3

3

3

3

3

3

7.

8.

Ekonomi Koperasi/ Ekonomi Pertanian 2/ Sistem Ekonomi Islam/ Agribisnis/ Ekonomi Pedesaan/ Ekonomi Perkotaan

EP2090/ EP3112/

EK4130/ EP4170/

* / *

3

3

Total Kredit Semester

24


SEMESTER 5

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

3.

4.

5.

6.

Ekonomi Moneter 1

Ekonomi Pembangunan 2

Ekonomi Internasional 1

Ekonomi Industri 1

Ekonometri 1

Perencanaan Pembangunan 1

EP3041

EP2032

EP3081

EP3101

EP3250

EP3181

3

3

3

3

3

3

7.

Ekonomi Regional/ Evaluasi Proyek/ Bank dan Lembaga Keuangan/ Teori Ekonomi Kependudukan/ Planologi/ Portofolio dan Analisis Investasi

EP3130/ EP3190/

EP2140/ EP3201/

* / *

3

Total Kredit Semester

21


SEMESTER 6

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

3.

4.

Ekonomi Moneter 2

Ekonomi Internasional 2

Metodologi Penelitian

Ekonometri 2

EP3042

EP3082

EK3110

EP3251

3

3

3

3

5.

6.

7.

Ekonomi Industri 2/ Perencanaan Pembangunan 2/ Ekonomi Manajerial/ Analisis Optimasi/ Kebanksentralan/ Modelling/ MKPK/ Ekonomi Perpajakan/ Manajemen Perbankan

EP3102/

EP3182/ EP3210/

EP3220/ */

*/ */ */

*

3

3

3

Total Kredit Semester

21


SEMESTER 7

No

Mata Kuliah

Kode

Kredit

1.

2.

KKN

Skripsi

UN115

EK4990

3

6

Total Kredit Semester

9


PS:

Mata Kuliah Wajib

Mata Kuliah Pilihan

Total Kredit Sarjana Ilmu Ekonomi: 146

.JS_

Minggu, 01 Agustus 2010

Edisi 26 Juli 2010

- nilai T = 1.048.576;
- they need 12 hours to get all of the houses painted;
- "i" alias huruf I
- invalid question. it should be "How is more than 10 but less than 530, and it's equal 52 minus 27 if devide by 22?", then the answer should be 528

Kamis, 29 Juli 2010

Kilas Audiensi Terkait Isu-isu Kampus: SPP Mahasiswa Semester 5 Turun

Salam Pembangunan!!

Hai kawan-kawan, para penentu kebijakan..

Pada Posting sebelumnya telah diinformasikan bahwa besaran tagihan biaya SPP untuk semester 5 dipastikan turun, namun kemudian banyak dari kawan-kawan yang mempertanyakan kembali keabsahan informasi tersebut. Pasalnya, nenerapa dari kawan-kawan telah melakukan pembayaran namun besaran tagihan biaya SPP tetap. Oleh karena itu, berikut ulasan Audiensi untuk memperjelas arah kebijakan ini.


Beberapa hari yang lalu pihak Rektorat Universitas Jenderal Soedirman bersedia meluangkan waktu untuk menemui perwakilan mahasiswa guna membahas isu-isu kampus yang tengah menjadi sorotan utama belakangan ini. Dalam proses audiensi tersebut hadir langsung Bapak Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Edi Yuwono, Ph. D didampingi Pembantu Rektor III, Prof. Imam Santosa, M. Si., serta beberapa mahasiswa dari bebarapa Organisasi Mahasiswa dari berbagai fakultas yang merupakan reprensentatif dari mahasiswa Unsoed secara keseluruhan.

Dalam Audiensi yang dilangsungkan pada Rabu, 28 Juli 2010, 11.30 wib tersebut, mahasiswa mengajukan beberapa tuntutan terkait isu-isu kampus yang ditengarahi sebagai bentuk komersialisasi pendidikan. Beberapa diantaranya adalah transparansi alokasi dana SPI dan Biaya Pendampingan, biaya ESQ, BOPP dan denda BOPP, tak lupa biaya regristrasi sebesar Rp600.000 yang dipungut dari tiap mahasiswa baru 2010 juga turut dipertanyakan.

Bedasarkan Audiensi yang dilangsungkan pada Rabu, 28 Juli 2010, 11.30 wib, bertempat di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman tersebut, Rektor Unsoed, Prof. Edi Yuwono, Ph. D dan Pembantu Rektor III, Prof. Imam Santosa M. Si., secara bergantian memberikan penjelaskan atas tiap butir permasalahan yang diajukan mahasiswa dengan dimoderatori Presiden BEM Unsoed, Helmy Shoim.


§
Dana SPI dan Biaya Pendampingan

Rektor Unsoed, Prof. Edi Yuwono, Ph. D, menjelaskan bahwa dana SPI digunakan untuk membiayai pengembangan infrastruktur kampus. Sedangkan biaya pendampingan dialokasikan pada dosen pendamping yang kemudian dapat digunakan untuk membiayai penelitian yang dilakukan dosen terkait.

Sebelum tahun angkatan 2008, biaya pendampingan ini mulai semester 5 selalu dihapuskan dari besaran tagihan biaya SPP yang harus dibayarkan mahasiswa. Sehingga tagihan mahasiswa yang semula sebesar Rp1.100.000 menjadi Rp850.000, atau berkurang sebesar Rp250.000. Namun berbeda dengan tahun angkatan 2008, yang tetap pada kisaran Rp1.100.000. Isu ini muncul setelah adanya kebijakan Rektor lama, Prof. Dr. Ir. Sudjarwo, dikuatkan dengan diterbitkannya Surat Keputusan Rektor (SK Rektor Februari 2010) yang mengatakan bahwa mulai tahun angkatan 2008 biaya pendampingan dibayarkan sepanjang hayat akademis atau sampai angkatan semester 8. Aneh memang, SK tersebut baru ada setelah kebijakan telah bergulir selama 2 tahun.

Terkait hal ini, beliau (Rektor, red) menjelaskan bahwa pihaknya telah mempelajari SK Rektor lama tersebut dan tengah menyiapkan SK Baru yang akan menggantikan SK Rektor yang lama. Beliau juga memastikan bahwa kebijakan Rektor lama tersebut akan segera dihapuskan. Biaya pendampingan mulai semseter 5 kembali ditiadakan. Sehingga sebagai implikasinya, besaran tagihan biaya SPP tahun angkatan 2008 dan seterusnya menginjnak semester 5 dipastikan turun menjadi Rp850.000.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana dengan mereka (mahasiswa semester 5, red) yang telah membayar dengan besar tagihan Rp1.100.000?

Menjawab pertanyaan tersebut beliau menjelaskan bahwa bagi mereka yang telah membayar tidak bisa mengambil kembali kelebihannya. Namun, kelebihan pembayaran tersebut akan dikonservasikan pada pembayaran SPP selanjutnya.


Ilustrasi:


Semester Sekarang (5)

Semester Depan (6)

Seharusnya

850.000

850.000

Anda Bayar

1.100.000

600.000

Keterangan

Kelebihan Pembayaran 250.000

Konversi kelebihan pembayaran semester 5


“Tapi kemarin saya bayar kok masih tetap alias ga turun ya?”

Sementara, besaran tagihan biaya SPP akan tetap ditagih sebesar Rp1.100.000 sampai diterbitkannya SK Rektor yang baru menggantikan SK Rektor Februari 2010. Jadi harap tidak bingung atau bahkan panik ketika mendapati tagihan kawan-kawan tetap karena sebenarnya mengalami penurunan dengan keterangan yang telah dijelaskan sebelumnya. Sudah dipastikan, tinggal menunggu SK diterbitkan.


§ BOPP

Terkait Biaya Operasional Pengembangan Pendidikan, kembali Rektor Unsoed bersuara. Beliau menjelaskan bahwa dana BOPP digunakan untuk pembiayaan pengembangan Program Studi. Oleh karena itu besaran BOPP yang disodorkan kepada mahasiwa tidak disamaratakan, tergantung Program Studi yang diambil. BOPP bagi Program Studi yang memiliki kebutuhan lebih dan Program Studi baru relatif lebih besar dari Program Studi lainnya.

Menyoal transparasi dan akuntabilitas dana BOPP ini, Rektor menjelaskan bahwa hal tersebut sedang diusahakan oleh pihaknya.


§ Biaya Rusunawa

Di tengah jalannya proses Audiensi tersebut, Presiden BEM Unsoed, Muharram Nurdiyan juga mempertanyakan terkait kebijakan besaran biaya regristrasi mahasiswa baru. Menurut penelusuran yang dilakukannya beserta tim Adveks Fe Unsoed, mengindikasikan bahwa dalam besaran biaya tersebut terdapat sejumlah dana sebesar Rp600.000 yang dialokasikan untuk biaya sewa Rusunawa. Ini terjadi pada tiap mahasiswa baru angkatan 2010 yang diterima melalui jalur PPSB.

Biaya Implisit ini, lanjutnya, seolah-olah sewa Rusunawa tersebut dipaksakan kepada tiap mahasiwa baru angkatan 2010 yang semakin mempertegas garis komersialisasi pendidikan di kampus ini.

Sayang, Rektor tidak memberikan jawaban yang memuaskan perihal biaya Rusunawa ini dengan alasan beliau kurang mendapat informasi sehingga perlu mengkaji lebih lanjut terkait dana ini. Namun di sela pembicaraannya, beliau sempat mengatakan bahwa jika mahasiswa yang bersangkutan tidak mau tinggal di Rusunawa maka biaya tersebut bisa di ambil kembali. Hanya saja beliau belum menjelaskan mekanisme yang harus ditempuh.


§ Dana ESQ

Mahasiswa juga mempermasalahkan tentang dana ESQ yang sebenarnya mulai tahun penerimaan mahasiswa baru 2010 telah dihapuskan. Terkait satu hal ini Rektor membenarkan bahwa memang program ESQ bagi mahasiswa baru telah dihapuskan dan digantikan pada pemberian program pengembangan karakter dan kepribadian mahasiswa yang dalam pelaksanaanya bekerjasam dengan dengan alumni Unsoed. Dana ESQ rencananya akan dialokasikan pada pengadaan program asuransi dan pelayanan kesehatan bagi mahasiswa baru, dan sedang direncanakan bagi seluruh mahasiswa.

.JS_

Rabu, 28 Juli 2010

Hasil Audiensi dengan Rektor Unsoed


Hasil audiensi dengan rektor unsoed, mnghasilkan beberapa kputusan. Diantaranya:

Penghapusan biaya pendampingan. Jadi untuk mahasiswa angkatan 2008, biaya SEMESTER di pastikan TURUN.
Bagi yang sudah membayar kelebihan akan di konversikan ke SPP selanjutnya.

Selasa, 27 Juli 2010

Ekonomi UNSOED Kampus Terba(L)ik Versi Saya

Oleh: Agnes Rahadian N.V

C1A008002


Kondisi Universitas Jenderal Soedirman ini agaknya tidak cukup mengkhawatirkan untuk seukuran manusia yang ingin mencoba berproses untuk mengembangkan kemampuan akademiknya, setidaknya hal itu terlebih dahulu yang disoroti. Betapa tidak, sejak saya masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) ini, yang terasa justru kebanggaan besar karena mampu untuk diterima dan (bertahan) mengenyam pendidikan di PTN.

Kondisi gedung mengajar yang megah membuat mahasiswa betah dan nyaman belajar disini, mungkin saja hampir terlintas dibenak mereka untuk menginap di kampus tercintanya ini.

Kemudian bangku-bangku “back to nature” yang terbuat dari kayu dan ramah lingkungan digunakan pula disini, tak jarang bangku-bangku ini dihiasi oleh “graffiti asimetris” yang setiap orang pasti takjub melihatnya, dan tak jarang pula sebagian menjadi media informasi yang cukup andal untuk menginformasikan nomor telepon “orang-orang yang dianggap penting”.

Hebatnya lagi kampus ini di tiap kelas regulernya menggunakan 2 buah papan tulis whiteboard yang awalnya 1 papan tulis blackboard dan 1 papan tulis whiteboard, penggantian papan tulis ke whiteboard ini dirasa memang cukup ‘brilian’ dalam memenuhi perkembangan jaman, padahal di sekolah-sekolah di Amerika atau Jepang kita masih menjumpai blackboard.

Yang terlampau luar biasanya di ruang-ruang regular adalah kondisi udara yang sangat nyaman, kalau seandainya mahasiswa sedang merasa gerah, baik itu karena semangat belajar mahasiswa yang tinggi atau karena atmosfir kelas yang cukup menyenangkan, entah mungkin saja keduanya, memang tak perlu khwatir akan ada angin cepoi-cepoi yang cukup menenangkan suasana hati. Setelah menelisik lebih jauh ternyata ada sebuah gedung yang ruang kelasnya diberi mesin pendingin, coba dipikir lagi untuk apa pemberian mesin seperti itu, bukankah akan menambah kesejukan yang luar biasa seandainya nanti jika sedang belajar.

Yang lebih dari luar biasanya adalah betapa menyenangkan kuliah di kampus ini, seluruh informasi bisa kami dapat dengan adanya fasilitas hotspot area, walau kadang sering mengalami offline tetap saja ini merupakan cara mereka mendidik, agar kelak mahasiswa menjadi kaum yang sabar.

Coba anda pikirkan sejenak, apalagi yang kurang? Ya, rasanya memang tidak fair kalau saya tidak menyebutkan peran dosen dalam mengembangkan minat belajar maupun potensi akademik mahasiswa, benar adanya kalau memang hampir sebagian besar dosen telah dengan baik menuntun mahasiswa. Kita akan dengan jelas menyaksikan para dosen bekerja dengan sangat keras dengan berbagai macam tipe. Ada yang bersusah payah menggeser OHP (overhead projector) dan mengatur serta merapikan transparansi, bersusah payah memantau mahasiswa agar terbiasa didiktekan materi dan memarahi apabila tak mencatat, ada yang sibuk menceritakan masalah pribadinya yang cukup berat, ada yang menggunakan LCD Projector yang dikontrol lewat laptop sehingga mereka dapat memaparkan materinya, ada pula yang salah tingkah ketika tak bisa menjawab pertanyaan atau tak mampu menjelaskan kepada mahasiswa, ada yang menikmati kretek-nya sambil mengajar, sungguh luar biasa!

Angkatan terdahulu diatas saya (2008) berkata akan ada penurunan biaya SPP ketika menginjak semester tertentu, tapi sungguh jauh-jauh liar biasa ! SPP saya tidak turun sepeserpun dari sejak saya masuk di Ekonomi UNSOED ini. Hebat memang para birokrat itu, seperti punya indera ke-enam yang mengetahui bahwa mahasiswa perlu di asuransikan, perhatian mereka sungguh sangat patut untuk... di apakan lah, terserah.

Pengadaan asuransi bagaikan sebuah surprise untuk saya, karena tak pernah diberitahu semenjak saya masuk kampus liar biasa ini, Tiba-tiba ada begitu saja! Magic...

Begitu banyak macam dan jenis kebijakan lain yang ditelorkan pihak birokrat, saya tidak akan merincinya satu per satu, selain karena terlalu banyak, juga karena kebijakan tersebut sangat ’brilian’ sehingga sungguh berat lidah dan tangan ini. Tetapi justru kebijakan-kebijakan yang menetas saya kira sudah memenuhi atas jargon-jargon yang diteriakan oleh para aktifis. Setidaknya para aktifis berkata begini ” Kembalikan UNSOED menjadi kampus rakyat” justru saya pikir ini sudah sangat dipenuhi oleh birokrat, yaitu mengubah unsoed menjadi kampus rakyat, tinggal siapa sekrang yang disebut rakyat!

Ekonomi UNSOED dalam tulisan ini, kiranya memang benar-benar menjadi terbalik bukan terbaik,itu cuma bagi saya. Silahkan berpikir dan bertanya, wahai mahasiswa!

Senin, 26 Juli 2010

Edisi 26 Juli 2010

Ada beberapa pertanyaan mudah yang harus kamu jawab untuk mendapatkan hadiah menarik. berikut pertanyaannya:
- Jika A adalah 2, C adalah 8, dan E adalah 32, berapakah nilai dari T?
- IF Six Men can paint twelve houses in 24 hours, how long it take for three men to finish painting six houses?
- Kamu akan menemukanku di Siang, namun kamu tidak akan menjumpaiku pada Malam. Dan Bumi akan meledak tanpa aku. Siapa aku?
- How is more than 10 but less than 30, and it's equal 52 minus 27 if devide by 22?

Jawaban ditunggu sampai 31 Juli 2010 y.. Pemenang akan dihubungi oleh Himesbang Call Center (085647801049) pada 1 Agustus 2010. Pemenang adalah 2 orang komentator pertama dengan jawaban yang benar. Silahkan berikan jawaban kamu di kolom komentar karena akan ada hadiah menarik khusus buat kamu :)

Minggu, 25 Juli 2010

Edisi 19 Juli 2010

Jawaban:
- Joni
- Adam Smith
- Provisi/Kurtasi
- Sistem Ijon

Pemenang:
- Jaya Sampurna, C1A008013, 08572232****
- Agnes Rahadian N. V., C1A008002, 08569530****
Selamat! Hadiah bisa diambil di Sekretariat Himesbang Fe Unsoed dengan membawa identitas diri berupa KTM.

Pembukaan Forum Alumni sebagi Sarana Komunikasi dan Informasi Alumnus dan Mahasiswa IESP FE UNSOED

Salam Pembangunan!!

Dengan ini Kami mengajak kawan-kawan alumni IESP FE UNSOED untuk menjaga tali silaturahmi dan tetap menjalin komunikasi baik berbagi informasi bermanfaat maupun sekadar bertegur sapa melalui media Himesbang Fe Unsoed.

Keluarga Besar Himesabang FE Unsoed.

Selasa, 20 Juli 2010

Pengumuman Registrasi Semester Gasal 2010/2011

Diumumkan kepada semua mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bahwa masa Pembayaran Biaya Pendidikan ( SPP, SPI, Praktikum, Pendamping dan BOPP ) untuk Semester Gasal 2010/2011 akan dilaksanakan mulai tanggal 15 s.d 31 Juli 2010 dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Pembayaran Biaya Pendidikan mahasiswa dapat dilakukan di Bank BNI 46 Cabang Purwokerto atau di BNI 46 di seluruh Indonesia dengan menggunakan menu SPC ( Student Payment Centre ) dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa Unsoed (KTM), atau dengan mencantumkan Nama Mahasiswa, Nomor Induk Mahasiswa (NIM), Program Studi dan Jumlah Uang yang disetorkan;

2. Rincian jumlah setoran Biaya Pendidikan Semester Gasal 2010/2011 dapat dilihat di internet : www.unsoed.ac.id;

3. Blangko KRS dan Bukti Registrasi diambil di Fakultas masing-masing tgl. 9 s.d. 14 Agustus 2010.
Registrasi Akademik ( pengisian KRS ) dilakukan mulai tgl. 16 s.d. 31 Agustus 2010;

4. Bagi mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Semester Gasal 2010/2011, harus melunasi Pembayaran Biaya Pendidikan terlebih dahulu sebelum berangkat KKN atau melakukan pembayaran sesuai Jadwal di Bank BNI kota tempat KKN;

5.Mahasiswa yang terlambat membayar Biaya Pendidikan setelah tanggal 31 Juli 2010, dikenakan sanksi berupa denda sebanyak 1,00 % per hari keterlambatan sampai maksimal denda 20 %. Setelah hari ke-20 keterlambatan Pembayaran Biaya Pendidikan,mahasiswa dikenakan sanksi denda maksimal (sebanyak 20%);
Biaya Pendidikan meliputi : SPP, SPI, Praktikum, Pendamping dan BOPP.

6. Mahasiswa yang akan melakukan cuti akademik harus mengajukan permohonan cuti akademik kepada Dekan paling lambat 1 (satu) bulan sebelum masa perkuliahan semester gasal 2010/2011 dimulai;

7.Apabila Mahasiswa Unsoed selama 2 ( dua ) semester berturut-turut tidak membayar biaya pendidikan tanpa alasan sesuai dengan peraturan, mahasiswa dinyatakan putus studi/drop out ( DO ).


Informasi lebih lanjut terkait jadwal regristrasi dan informasi akademik lainnya dapat dilihat pada kalender akademik. Bagi temen - temen yang berkepentingan, silahkan cek Entri terdahulu.

Biaya SPP Mahasiswa Mulai Angkatan 2008, Tetap pada Kisaran Rp1.100.000,- HIngga Semester 8

Salam Pembangunan!!

Menjelang pembayaran Biaya Pendidikan atau yang lebih akrab disebut SPP untuk semester gasal tahun akademik 2010/2011, banyak diantara temen-temen yang dihinggapi kebingungan terkait besaran biaya yang hatrus dibayarkan. Hal ini terjadi karena bedasarkan sistem yang berjalan selama paling tidak hingga tahun 2007, biaya pendidikan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman mengalami penuruan dari semula Rp1.100.000,- menjadi Rp850.000,- pada saat mahasiswa menginjak semseter 5 (biaya Pendampingan sebesar Rp250.000,- dihapuskan).

Tetapi berbeda dengan apa yang terjadi sekarang karena ternyata besaran biaya yang harus dibayarkan olrh tiap mahasiswa tetap pada kisarasn Rp1.100.000,-. Mengapa? Berikut Klarifikasi pihak birokrat terkait besaran SPP angkt'08 yang tetap pada kisaran Rp1.100.000:
Kebijakan Rektor lama bhwa mulai angkatan 2008, biaya pendampingan dperpanjang hngga smt 8. Hal ini krna biaya-biaya kebutuhan yg semakin meningkat & adanya program asuransi bagi seluruh mhsiswa.
Biaya pendampingan ini juga digunakan u/ program-program penelitian (proyek).
[Pembantu Rektor 1]

Dari keterangan Pembantu Rektor 1 tersebut, nampak bahwa ternyata kebijakan rektor lama ini sudah ditetapkan dan berjalan semenjak 2 tahun lalu. Namun yang sangat disayangkan adalah bahwa sosialisai terkait kebijakan ini, yang memang merupakan tanggung jawab rektorat, tidak berjalan. terlebih tidak adanya transparasi alokasi dana tersebut masih bisa dikatajkan misterius. Alhasil, mahasiswa khususnya angkatan 2008 dan seterusnya, menjadi tersentak dibuatnya.
_JS.